Siang itu, 3 Agustus 2012...
Masih dalam suasana ramadhan, barang-barang yang hendak dibawa nge-trip sore ini satu persatu masuk ke dalam ransel biru itu. Tujuan hari ini katanya Gunung Cikuray, 2818 mdpl, gunung tertinggi ke-4 di Jawa Barat.
Siang menjelang sore itu, Faudzil Irfan *(sebut aja Ucil) sudah menjemput ke kamar kosan kecil yang tak jauh dari UPI. Januar (sebut Janu) dan temannya Rudi, sudah sampai di Bandung dan tatkala itu sedang berada di kosan Galih Yusuf Laksana (sebut Galih). Mereka berdua sengaja datang jauh-jauh dari Bogor untuk ikut Trip ke Cikuray hari ini. Panas dan dahaga sudah pasti dirasa, secara sedang terik-teriknya matahari dalam kondisi sedang berpuasa *wow!!!. Packing selesai, Ucil pun datang... capcus ke kosan Galih *tempat kumpul sebelum keberangkatan kita ini.
Sampai di sana, baru nyadar kalau yang berangkat ngetrip hari ini hanya enam orang saja, inget ya saudara-saudara Just six people. Aku, Ucil, Galih, Bendul, Janu, sama Rudi.... Yah just one woman, it's me!!! okesip!!! Yang bagian belanja perbekalan sekarang adalah Galih dan Bendul, sedangkan aku haha hihi saja bareng Ucil, Janu n' teman baru saat itu, Rudi. Memang menunggu mereka belanja itu tak lama, secara anak cowo gitu! masa iya belanjanya kayak anak cewe!!!
Hari semakin sore, matahari sudah berada di ufuk barat hendak menenggelamkan dirinya. Enam orang dengan tiga motor membelah jalanan kota Bandung. Karena memang sudah sangat sore, sampai Dipati Ukur, adzan magrib pun berkumandang. Aku dan Ucil berhenti di warung pinggir jalan, hendak berbuka puasa. Alhamdulillah.. ketika seteguk minuman teh gelas masuk ke dalam kerongkonganku yang sudah kering tak terbasuh air sejak terbit fajar. Empat teman kami ternyata sudah sampai Gedung Sate, kami pun janjian bertemu di sana. Setelah berbuka seadanya, perjalanan pun di lanjutkan ke Gedung Sate.Tiga motor beriringan di sela-sela ramainya kendaraan di Kota Bandung. Lapar sudah tak tertahankan, warteg pinggiran jalan Cibiru adalah pilihan kami saat itu. Langsung setiap orang memesan makanan yang sudah mbak warteg persiapkan.
Perjalanan dilanjutkan....